Emirates, the beginning.
Perjalanan tim ITB Cultural Tour dimulai tanggal 11 sept 2011. Jam 17.55 dengan pesawat Emirates bertolak ke Dubai, ini merupakan kali pertama saya keluar negri. A lot of sense overflew my mind at that time ^_^
Tetep dong ngambil foto dalam pesawat [wajib! bagi saya], minta tolong temen di sebelah (Thanks to Grahari Dyan, AR08) tadaaaaaaa
Nah selanjutnya petualangan 8 jam di pesawat pun dimulai, don’t ever equalize with the airlines in our country. Just don’t do that. Selama perjalanan ga bosan-bosannya ‘membunuh waktu’ dengan in-flight-entertainment-nya-emirates. Canggih. Elegan. Ada film,music,liputan terkini,dll. Paling sempet ngadat-ngadat dikit kalo lagi ada PA in progress*.
Moreover, kita juga bisa berkomunikasi antar orang di kursi yang berbeda asal masih dalam 1 pesawat (yakaliii bisa nelpon orang rumah, yg lagi asyik nonton Zahira or someone-who-was-tragically-kidnapped-to-Hongkong) tinggal ketik kursi tujuan di remote masing2 kita pun tetap bisa bergosip. Hati pun riang.
*Oia, PA in progress tuh semacam pengumuman dari awak kabin kalo pas ada cuaca kurang bersahabat atau mungkin inflight shop atau mungkin “Boleh majalahnya qaqaaaa…” #abaikan
Makin cinta Emirates (apadah) ketika tiba waktunya penumpang untuk tidur, pokoknya ada jeda waktu dimana para penumpang looked quite weary. Lampu kabin mulai diredupkan, dan owwww ada semacam bintang gitu gemerlapan di langit-langit kabin. Mungkin didesain sedemikian rupa sehingga cukup apik dan meneduhkan hati iniiih.
Voila, Bonne nuit tout le monde.
